Pantau Perkembangan COVID-19 di Yogyakarta

Sri Sultan Himbau Kurangi Aktifitas di Ruang Publik

Sebisa mungkin, masyarakat di DIY harus mengurangi aktivitas di ruang publik atau melibatkan orang banyak. Hal ini adalah salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan untuk meneka penularan Corona Virus Disease (COVID19). Kegiatan atau agenda yang sudah tersusun yang memiliki kriteria menyangkut hal di atas, sebaiknya ditunda atau diganti menjadi bentuk lainnya.


 
Langkah Terpadu Pusat dan Daerah Tangani Penyebaran Virus Korona

Sejak mengumumkan kasus positif virus korona di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, pemerintah meningkatkan langkah-langkah dalam menangani pandemi global dari Covid-19. Sebelum itu, pemerintah juga telah meningkatkan kesiagaan banyak rumah sakit dan peralatan yang sesuai dengan standar internasional, termasuk pada anggaran yang secara khusus dialokasikan bagi segala upaya pencegahan dan penanganan.


Lima Imbauan Utama Gubernur DIY Soal COVID19

Yogyakarta (15/03/2020) jogjaprov.go.id – Menanggapi situasi dan kondisi di Daerah Istimewa Yogyakarta terkait Corona Virus Disease (COVID19), Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan jumpa pers dengan kalangan media pada Minggu (15/03) siang di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Terdapat lima pokok hasil dari tindak lanjut penanggulangan virus COVID19 tersebut yakni:


Yogyakarta Hadapi Corona: Tunda Sejumlah Acara dan Lakukan Kuliah Online

Endro Wardoyo, Ketua Komite JIFFINA 2020 mengungkapkan pameran tersebut tetap digelar karena mengingat peserta maupun calon pembeli telah mendaftar sejak lama. Di tengah lesunya produksi mebel dan kerajinan dari China akibat serangan virus corona, kesempatan menaikkan penjualan produk Indonesia justru kian besar. Endro memastikan, semua protokol yang ditetapkan untuk membuat ajang ini aman, akan diterapkan.


© Official website Pemerintah Daerah DIY. 2020