Pantau Perkembangan COVID-19 di Yogyakarta

Pusat Nilai Penerapan PPKM Jawa-Bali Terus Membaik

Yogyakarta (14/09/2021) jogjaprov.go.id – Pemerintah pusat menilai bahwa penerapan PPKM di Jawa dan Bali menunjukkan dampak positif. Beberapa diantaranya adalah penuruunan level PPKM pada beberapa wilayah termasuk di DIY. Adanya penurunan level tersebut menyebabkan adanya kelonggaran pada beberapa aturan, termasuk dilakukannya uji coba pembukaan 3 destinasi wisata di DIY yang telah ditunjuk Kemenparekraf. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat karena memberikan kesempatan pada 3 destinasi wisata di DIY yakni Tebing Breksi (Sleman), Hutan Pinusari Mangunan (Bantul), dan Gembira Loka Zoo (Kota Yogyakarta) melakukan uji coba pembukaan wisata. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf karena ada destinasi wisata di DIY yang dinilai dapat melakukan uji coba,” ujar Sri Sultan. Uji coba pembukaan destinasi wisata ini berkaitan dengan telah diberlakukannya level 3 pada status PPKM DIY sejak 6 September 2021. 

Adapun pernyataan Sri Sultan disampaikan dalam Rakor Evaluasi PPKM Jawa-Bali bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest) Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (14/09). Sri Sultan bersama Sekretaris Daerah Kadarmanta Baskara Aji dan Kepala OPD DIY terkait mengikuti rakor secara daring dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Rakor ini juga diikuti oleh Gubernur se-Jawa dan Bali secara daring. 

Menteri Luhut menyampaikan meski kenaikan kasus positif Covid-19 cenderung menurun, masyarakat hendaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Di samping itu, sektor retail, perbelanjaan, dan destinasi wisata yang ditunjuk, harus segera menerapkan aplikasi pedulilindungi sebagai filter kepada pengunjung.

Lebih lanjut, Sri Sultan menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat untuk memberikan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) kepada 32 perusahaan baru di DIY yang memiliki aktivitas ekspor agar dapat beroperasi. Seperti diketahui sebelumnya, telah terdapat 6 perusahaan di DIY yang telah mengantongi izin untuk uji coba beroperasi penuh yakni PT. Karya Hidup Sentosa/Quick Tractor (Kulon Progo), PT. Eagle Glove Indonesia (Sleman), PT. Lezax Nesia Jaya (Sleman), PT. Kusuma Sandang Mekarjaya (Sleman), PT. Dhanar Mas Concern (Sleman), dan PT. Setiaji Mandiri (Sleman). 

Menanggapi pernyataan Ngarsa Dalem, Menteri Luhut segera meminta Kementerian Perdagangan dan Perindustrian RI menindaklanjuti usulan tersebut. Ia juga menyampaikan agar perusahaan-perusahaan tersebut harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat sesuai Instruksi Mendagri salah satunya telah menerapkan aplikasi pedulilindungi. “Saya minta pak Sri Sultan untuk mengecek apakah semua sudah difasilitasi QR Code untuk aplikasi pedulilindungi,” terang Menteri Luhut.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Luhut lantas memberikan arahan sebagai panduan bagi pemeirntah daerah antara lain:

  1. Meski secara keseluruhan situasi Covid-19 di Indonesia terutama Jawa dan Bali mengalami perbaikan, perlu kewaspadaan akan gejala peningkatan kasus konfirmasi dan angka kematian khususnya di beberapa kabupaten/kota
  2. Sejak minggu ini, cakupan total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lansia ditambahkan sebagai penentuan level PPKM. Gubernur, Walikota, Bupati, TNI/Polri terus bekerja sama mengakselerasi cakupan vaksinasi terutama bagi lansia
  3. Pemerintah Daerah bersama TNI/Polri terus menegakkan protokol kesehatan dan memastikan penggunaan pedulilindungi pada tempat wisata. Diupayakan untuk menerapkan skema ganjil genap pada kendaraan pada sepanjang jalan menuku dan dari tempat wisata mulai Jumat hingga Minggu.
  4. Syarat perjalanan internasional dari luar negeri ke Indonesia: 3x PCR, karantina 8 hari, wajib vaksinasi dan pembatasan pintu masuk untuk memudahkan karantina dan pengawasan
  5. Cakupan vaksinasi untuk melakukan transisi hidup bersama Covid-19 atau pandemi ke endemi dengan minimal target vaksinasi 70%. Sampai target tersebut dicapai, kombinasi antara kegiatan masyarakat, implementasi 3T yang optimal+isoter, dan 3M pedulilindungi tetap dipertahankan
  6. Pemerintah Daerah bersama TNI/Polri harap mewaspadai tanggal besar, hari libur, ataupun upacara keagamaan yang melibatkan banyak orang untuk mengantisipasi penambahan atau lonjakan kasus

Menteri Luhut lantas menambahkan, agar stok vaksinasi yang telah ada di masing-masing provinsi untuk segera dihabiskan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat cakupan vaksinasi dan meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. "Saya minta stok vaksin yang ada untuk dihabiskan, Gubernur bisa mendorong kabupaten/kota yang cakupan vaksinasinya masih sedikit," imbuhnya. 

Sementara, dengan diterapkannya level 3 pada PPKM DIY, tempat hiburan seperti bioskop dimungkinkan dapat beroperasi. Meski demikian, menurut Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji, pembukaan bioskop menjadi kewenangan asosiasi. “Kalau ingin membuka, diperkenankan saja, karena di Ingub juga sudah disebutkan. Namun tentu harus bertanggungjawab juga kalau seumpama membuka, bioskop yang dibuka menjadi tanggung jawab masing-masing pengelolanya. Sudah ada satgasnya sendiri yang menangani ini, ada asosiasinya pengurus bioskop yang harus membuat SOP secara mandiri kalau mau membuka bioskop,” tutupnya. [vin]

 

HUMAS DIY  

(artikel juga dimuat pada laman web jogjaprov.go.id/berita )


© Official website Pemerintah Daerah DIY. 2020