Pantau Perkembangan COVID-19 di Yogyakarta

Efisien, DIY Gelar Vaksinasi pada Pencanangan Hutan Agroforestri

antul (02/09/2021) jogjaprov.go.id – Percepatan vaksinasi dilakukan dengan berbagai metode dan peyebaran sejauh mungkin di penjuru pelosok desa di DIY. Menyelipkan kegiatan vaksinasi dalam program agroforestri pun menjadi salah satu yang dilakukan oleh Pemda DIY untuk sekaligus mempercepat capaian target vaksinasi.

Sejumlah 500 orang warga Desa Sri Harjo, Pengkol, Bantul menjadi target vaksinasi Pemda DIY pada Kamis (02/09). Pada kesempatan tersebut, Wagub DIY KGPAA Paku Alam X dengan didampingi Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana, turun langsung untuk memantau jalannya vaksinasi dan penghijauan di kawasan penyangga Hutan Pengkol, Bantul. Selain itu, acara juga dihadiri Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kepala DLHK DIY Kuncoro Cahyo Aji dan Kabag Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, KPH Yudanegara.

Pada acara yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY ini Sri Paduka menyampaikan, saat ini angka kasus positif di Bantul masih relatif tinggi, saling menyusul dengan Sleman. Padahal, positivity rate di DIY sendiri sudah cenderung turun. Oleh karena itu, penting untuk warga Bantul bisa segera divaksin bagi yang sudah memenuhi syarat.

Menurutnya, masyarakat harus juga bersikap proaktif untuk bisa mendapatkan vaksinasi. Saat ini Puskesmas juga telah menyediakan layanan vaksinasi yang memudahkan bagi masyarakat untuk bisa mengaksesnya. Masyarakat juga diimbau untuk proaktif dengan fasilitas vaksinasi massal seperti yang dilakukan di Desa Sri Harjo tersebut.

“Program vaksinasi ini bisa menjadi contoh bahwa program ini memang sebesar-besarnya untuk warga yang memenuhi persyaratan. Kepada warga masyarakat penyangga kawasan Alas Pengkol saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesadaran dan antusiasme mengikuti vaksinasi,” ujar Sri Paduka. Sri Paduka juga sempat berdialog bersama para relawan berstatus mahasiswa dari UNY dan UIN yang pada kegiatan itu membantu jalannya proses vaksinasi. Selain itu, para awak tenaga kesehatanpun turut mendapatkan support dan apresiasi dari Sri Paduka atas perjuangan dan pengabdiannya kepada masyarakat.

Kepala DLHK DIY Kuncoro Cahyo Aji menjelaskan, selain vaksinasi, pihaknya menggelar pencanangan hutan agroforestri. Hutan Agroforestri ini akan dimaksimalkan pada lahan milik DLHK DIY di kawasan Alas Pengkol seluas 7,5 Ha. Nantinya, pihaknya akan mengembangkan ini menjadi salah satu hutan tematik, dari total 11 hutan tematik di DIY.

“Untuk kawasan ini akan kita canangkan sebagai hutan agroforestri. Kita akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat dan melibatkan penuh warga di desa Sri Harjo Pengkol dan sekitarnya,” kata Kuncoro. Sebagai awal, pihaknya mengatakan akan menanam sedikitnya 500 pohon di kawasan penyangga hutan agroforestri tersebut, yang sebagian besar akan ditanam pada awal musim penghujan. Rencananya menurut Kuncoro, jenis pohon yang akan ditanam adalah pohon dengan buah-buahan produktif seperti pohon gayam, mangga, alpukat dan banyak jenis tanaman lainnya.  

Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul pada kesempatan tersebut juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas perhatian Pemda DIY kepada wilayah pedesaan di Bantul. Sri Harjo menurut Halim adalah kelurahan yang memiliki demikian banyak potensi pariwisata dan kehutanan. Tidak salah apabila Pemda DIY memilih kawasan ini untuk dijadikan kawasan hutan tematik. Apalagi pencanangannya juga dibarengi dengan vaksinasi bagi warga sekitar.

“Penanaman agroforestri dengan memilih Sri Harjo sebagai lotusnya ini sungguh sangat tepat karena kawasan ini kita terus dikembangkan, utamanya bidang agroforestri dan pariwisata. Dua itu memang menjadi potensinya oleh karenanya, pemerintah Kabupaten Bantul turut bersyukur dan terima kasih atas kegiatan Dinas Lingkungan Hidup DIY ini. Program ini mendekatkan kita pada visi misi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, masyarakat yang harmonis dan berperikeadilan,” ungkap Halim.  

Usia meninjau vaksinasi, Sri Paduka bersama Abdul Halim, Kuncoro Aji, Tri Saktiyana, KPH Yudhanegara, serta Lurah dan Penewu setempat melakukan penanaman pohon di kawasan penyangga hutan. Pohon yang ditanam berada tepat di bantaran Sungai Oya yang menjadi salah satu sumber irigasi bagi warga, sekaligus menjadi daya tarik wisatawan. (uk)

Humas Pemda DIY

(artikel juga dimuat pada laman web jogjaprov.go.id/berita )


© Official website Pemerintah Daerah DIY. 2020