Pantau Perkembangan COVID-19 di Yogyakarta

DIY Siapkan Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Yogyakarta (26/08/2021) jogjaprov.go.id – Pemerintah terus mengupayakan agar penyelenggaraan pendidikan pada anak bisa kembali menggunakan metode tatap muka. Hal ini karena sudah lebih dari satu tahun semenjak Pandemi Covid – 19 melanda Indonesia, metode daring dipilih untuk penyelenggaraan pendidikan.

Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat bersama jajaran Kementerian Pendidikan RI, Kementerian Kesehatan, jajaran kementerian lainnya serta para gubernur, guna membahas kesiapan masing-masing daerah dalam penyelenggaraan pendidikan tatap muka, Kamis (26/08). Pada rapat yang digelar secara daring tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji dan jajaran pejabat Pemda DIY turut hadir dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Pada prinsipnya, sekolah tatap muka bisa dilaksanakan di daerah dengan level PPKM di bawah 4. Tentunya ada syarat khusus yang tidak bisa ditawar yaitu izin dari pemerintah daerah, izin orang tua murid, penerapan prokes yang sangat ketat, dan baik guru maupun siswa telah divaksin.

DIY menurut Sri Sultan sudah melakukan melakukan uji coba sekolah tatap muka pada dua sekolah setingkat SMA sejak dua bulan yang lalu. Dari dua sekolah yang diujicoba tersebut, tidak ada penambahan angka kasus positif baik pada guru maupun murid.  

“Tapi yang perlu diingat itu adalah tingkatan SMA, dimana mereka bisa diajak dialog dan bisa memahami. Kami akan mencoba mempersiapkan diri untuk SMP, tapi kami kurang berani apabila anak-anak SMP ini tidak atau belum divaksin. Karena perilakunya berbeda dengan yang SMA,” ungkap Sri Sultan.

Lebih lanjut Sri Sultan menambahkan, tidak ada masalah untuk penyelenggaraan pendidikan berbasis daring di DIY. Hal ini karena sudah tidak terdapat blank spot di DIY sehingga akses anak untuk mendapatkan pendidikan secara daring bisa dijangkau.

Sekda DIY R. Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pada prinsipnya, Menteri Pendidikan memang sudah mengizinkan pelaksanaan sekolah tatap muka di daerah dengan level PPKM 1, 2, dan 3.  Salah satu yang pokok adalah vaksinasi. Di DIY sendiri menurut Aji, hampir semua guru telah divaksin. Saat ini menurutnya tinggal kurang lebih 600 guru yang belum divaksin karena alasan kesehatan.

“Tadi Pak Gubernur menyampaikan kita akan menguji coba sekolah-sekolah yang tenaga pendidik dan anak didiknya sudah divaksin. Itu bisa dimulai untuk uji coba, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Kalau untuk guru hampir semuanya di vaksin tinggal 600 orang saja karena kemarin mereka sakit atau mereka terkonfirmasi positif. Sementara untuk murid atau pelajar kita baru kurang lebih 23%,” papar Aji. (uk)

Humas Pemda DIY

(artikel juga dimuat pada laman web jogjaprov.go.id/berita )


© Official website Pemerintah Daerah DIY. 2020